Kades Banjarsari wetan jetis Mjk di Duga serobot tanah warga.

Redaksi 833 Kali Dilihat

Kades Banjarsari wetan jetis Mjk di Duga serobot tanah warga.

Poto Kades Subagiyo yang pemberani dalam menguasai Hak warganya.

Mojokerto Medianusantara.net,- Kebiasaan buruk dan tercela sepertinya sudah mengakar dan tidak bisa dilepas dari kegiatan perangkat desa Banjarsari wetan kecamatan Jetis kab Mojokerto.

Pada periode kemarin sekitar bulan Juli tahun 2018 Kades Andi Mulyono resmi di tahan Penyidik Pidana Kusus kerena telah "Tilep" uang 296 juta dari proyek Fiktif. Dan kini kades yang baru Subagiyo siap siap untuk berPerkara di meja hijau terkait Penyerobotan tanah milik bu Painten rt 001/rw001 seorang janda miskin dan sudah tua.

Ada rasa percaya diri Kepala desa dengan mencuatnya kasus ini,karena mungkin pihak yang di rugikan atau pihak yang di Tindas terlalu lemah, "Janda, miskin dan sudah sangat Tua".

Bermula muncul dari slentingan dan kasak kusuk warga desa Banjarsari wetan, bahwa Pihak Desa akan membuat jalan tembus ke sawah sebelah ganjaran. Wartawan Media Nusantara bersama LSM LIRA DPC kec Wringin anom kab Gresik melakukan penelusuran dan di dapati fakta adanya dugaan Penyerobotan Tanah yang di lakukan oleh Subagiyo Kepala Desa Banjarsari wetan kecamatan Jetis kab Mojokerto.

Saat Team penelusur mendatangi kantor desa,kebetulan waktu itu Kades tidak ada dan di temui oleh Sekdes PJ ( red.Agung) yang begitu Pintar dalam ber-argumentasi. Sekdes menerangkan panjang lebar yang intinya tanah yang kami pertanyakan, tanah bu Painten itu adalah "Syah dan Resmi" karena sudah bersertipikat, dan pak Sekdes mendorong kami untuk menanyakan langsung ke BPN.

Saat kami menanyakan lagi untuk daftar Riwayat Tanah bagaimana pak? pak Sekdes tetap menjawab dengan nada Tinggi dan seakan menganggap kami semua yang datang "bodoh". dan begitu kami tunjukan daftar Riwayat tanah milik bu Painten, baru "Plonga-plongo" karena didalam sertipikat itu menerangkan batas batas diantaranya, sebelah timur JU, sebelah selatan rumah buwali,sebelah barat tanah sawah ganjaran, sebelah utara tanah desa kupang dan sama sekali tidak ada keterangan jalan desa.

Lalu kenapa di sertipikat ada gambar dan menerangkan ada jalan desa? Bagaimana Proses dan Peralihan hak nya?

Dalam hal ini kami yang sebagai media atau wartawan hanya sebatas mengawal dan memberitakan jalannya perkara, Untuk LSM LIRA selalu memantau dan mengawal terus serta selalu berkoordinasi dengan team Penasehat Hukum Heru Sudomo SH,MH sebagai kuasa hukum bu Painten yang berkantor di Canggu kecamatan Jetis Mojokerto, Agar Penindasan-penindasan yang dilakukan oleh Oknum yang Menyalah-gunakan Jabatan serta Kewenangan bisa di musnahkan dari NKRI. (rep jeber)

Tinggalkan Komentar