Takut Ketahuan Hamil Diluar Nikah, Pelajar Mengaku Temukan Bayi Dalam Kardus

Kapolsek Wonoayu menyaksikan proses penanganan medis pada bayi temuan yang dilakukan di Puskesmas Wonoayu.(Foto: Andri)

SIDOARJO-MN.NET
Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, petugas kepolisian berhasil mengungkap kasus penemuan bayi di Dusun Sono RT.01 RW.02 Desa Candinegoro Kecamatan Wonoayu.
Bayi dalam kardus itu ternyata adalah anak kandung dari AS, pemudi yang sebelumnya mengaku menemukan bayi itu di semak-semak belakang rumah warga setempat.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris yang ditemui di ruang kerjanya menjelaskan kesimpulan ini diambil berdasarkan hasil penyelidikan terhadap beberapa orang saksi.
“Jadi sebenarnya bukan membuang bayi, tapi pelaku melahirkan sendiri bayi tersebut di dalam rumah lalu mengaku menemukan di semak-semak,” ujar Kompol Haris pada Medianusantara.net, Selasa (30/04/2019).
Tindakan itu dilakukan lantaran pelaku takut ketahuan orang tuanya karena telah hamil di luar nikah. “Apalagi saat ini ia masih berstatus pelajar,” tambah mantan Kapolsek Simokerto Kota Surabaya itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula saat perangkat desa Candi Negoro melaporkan tentang penemuan bayi laki-laki ke Mapolsek Wonoayu, Senin (29/04/2019). Bayi berbungkus handuk merah itu diletakkan di dalam kardus.
Bayi malang itu kemudian dibawa ke Puskesmas Wonoayu untuk mendapatkan penanganan medis sementara Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari pelaku yang tega membuang bayi tersebut.(andri/lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here