Stok Darah Rhesus Negatif Kosong, PMI Sidoarjo Mengandalkan Komunitas

SIDOARJO – MN.Net

H Achmad Zaini Ketua PMI Sidoarjo yang juga Sekda Pemkab Sidoarjo sidak stok darah di sela-sela penyerahan sertifikasi CPOB, di kantor PMI, Selasa (24/09/2019). (foto : SPN/MN.Net)

Palang Merah Indonesia (PMI)  Cabang Sidoarjo tidak memiliki stok darah rhesus negatif. PMI mengandalkan komunitas darah rhesus negatif apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Sementara itu stok darah selain rhesus negatif PMI cabang Sidoarjo di semua golongan terpenuhi. Bahkan stok darah tersebut mampu memberikan bantuan ke daerah lain seperti Pasuruan dan Mojokerto.

Komunitas darah rhesus negatif di semua golongan darah di Sidoarjo pun tidak terlalu banyak, mereka hanya berjumlah sekitar 20 orang. Apabila ada kebutuhan atau permintaan darah tersebut pihak PMI baru menghubungi pihak komunitas.

“Stok darah di bulan ini dan satu bulan berikutnya masih terpenuhi. Namun untuk stok darah rhesus negatif kami tidak memiliki stok,” kata H Achmad Zaini Ketua PMI Sidoarjo di sela-sela penyerahan sertifikasi CPOB, di kantor PMI, Selasa (24/09/2019).

Zaini mengatakan, di PMI Cabang Sidoarjo ini tidak memiliki stok darah rhesus negatif, nanum apabila ada masyarakat yang membutuhkan darah tersebut. Pihak baru menghubungi pihak komunitas darah rhesus negatif.

“Di Sidoarjo cukup banyak masyarakat yang tergabung dalam komunitas tersebut, sekitar 20 orang. Namun mereka siap sewaktu-waktu dibutuhkan,” tambah Sekda Pemkab Sidoarjo ini.

Lebih lanjut Zain menjelaskan, sementara itu untuk 

stok darah selain rhesus negatif PMI Sidoarjo telah memiliki stok yang cukup banyak. Mulai dari golongan darah, A, B, AB,  dan O,  jumlah keseluruhan sekitar 1.322 kantung. Dengan rincian golongan A – 242 kantung, darah B – 466 kantung, AB – 87 kantung dan O – 527 kantung.

“Yang jelas stok darah selain rhesus negatif PMI Sidoarjo stoknya mencukupi, bahkan mampu membantu daerah lain,” jelas Zaini. (spn/dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here