Komisi A Awasi Berdirinya Tower Seluler Diatas Lahan Terlarang

SIDOARJO – MN.Net

Berdirinya tower seluler di Kabupaten Sidoarjo semakin menjamur. Bahkan saat ini berdiri bangunan tower didua lokasi diatas lahan Tanah Kas Desa (TKD). Apakah berdirinya tower tersebut masuk kategori dilahan terlarang atau tidak.

Menurut aturan kacamata anggota Komisi A DPRD Sidoarjo, ada yang menyatakan tidak ada aturannya (melanggar) dan masih abu-abu. Ada juga yang menyatakan diperbolehkan asal ada kesepakatan dari Pemerintah Desa. Namun bila ada warga yang menolaknya, kesepakatan tersebut bisa batal.

Dan segela piranti perizinannya seperti IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) tidak boleh dilanjutkan atau diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Sidoarjo.

Seperti disampaikan oleh anggota Komisi A, H Kusman, anggota legislatif bidang perijinan dan pemerintahan ini menilai aturan berdirinya tower seluler diatas lahan TKD tidak ada aturan yang jelas.

“Menurut saya selama ini belum ada aturan yang jelas tentang tower seluler berdiri diatas lahan TKD. Artinya aturannya masih abu-abu,”tutur H Kusman, saat dikonfirmasi pekan ini.

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai kalau lahan TKD disewa untuk berdirinya tower seluler, dikhawatirkan akan terjadi masalah. Masalahnya ketika masa jabatan kepala desa (kades) habis. “Yang dikhawatirkan penggantinya apakah mau melanjutkan atau tidak,”tegas mantan Wakil Ketua Komisi A ini.

Adanya informasi ini ia akan melakukan pengawasan terhadap berdirinya tower seluler diatas lahan terlarang, termasuk diatas lahan TKD. Ia akan berkordinasi dengan seluruh anggota komisi.

Ketua Komisi A, H Taufiqulbar, menyatakan bahwa berdirinya tower seluler diatas lahan TKD menurutnya boleh saja, asalkan ada kesepakatan bersama antara pemerintah desa dengan kades. Bisa saja gagal apabila ada protes dari warga yang tidak menghendakinya.

“Kalau warganya tidak ada yang protes ya gak apa-apa,”ujar politikus asal Sedati ini. (adv/dar/humas-dprd-sidoarjo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here