Jelang Akhir Jabatan, Tuntaskan PR (Pekerjaan Rumah) Tugas Kedewanan

SIDOARJO – MN.Net

Jelang berakhirnya jabatan anggota DPRD Sidoarjo periode 2014-2019, wakil rakyat menuntaskan tugas kedewanannya. Semua tugasnya ternyata sudah selesai. Diantaranya menganggarkan Rumah Sakit (RS) Sidoarjo Barat sebesar Rp 125 miliar, Frontage Road (FR) Waru-Buduran, terakhir rapat paripurna membubarkan Perda Parkir Berlangganan yang dilaksanakan Selasa (20/08/2019).

Ketua DPRD Sidoarjo, H Sullamul Hadi Nurmawan, S.Th,I dikonfirmasi Senin (19/08/2019) malam usai rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi mengatakan bahwa lembaga legislatif sudah tidak mempunyai PR (Pekerjaan Rumah). Semua tugas sudah dikerjakan semua. Justru yang mempunyai PR itu pihakeksekutif (Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Yang menjadi PR eksekutif adalah pembangunan RS Sidoarjo Barat senilai Rp 125 miliar dan FR Waru-Buduran katanya selesai Tahun 2020. “Soal pembangunan RS Sidoarjo Barat senilai Rp 125 miliar yang sudah disepakati dalam APBD 2019 sama sekali tidak digarap. Sedangkan FR Waru-Buduran jelas Tahun 2020 bakal tidak selesai karena anggarannya tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, mana bisa selesai. Soal gedung terpadu 17 lantai kita serahkan kepada dewan periode selanjutnya (periode 2019-2024) yang dilantik, 21 Agustus 2019. SK saya habis pada 20 Agustus 2019,”ujar Gus Wawan panggilan akrab H Sullamul Hadi Nurmawan.

Dari kiri, Ketua DPRD Sidoarjo, H Sullamul Hadi Nurmawan, S.Th.I, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Taufik Hidayat Tri Yudono, S.Ked dan DR. H Emir Firdaus, MM

Gus Wawan menambahkan, bahwa ia akan menuntaskan rapat paripurna diakhir masa jabatan sebagai ketua dewan untuk memimpin sidang paripurna yang terkahir pada Selasa (21/08/2019). Politisi PKB itu bersama anggota dewan periode 2014-2019 ingin mengakhiri masa jabatannya yang husnul khotimah (selesai dengan baik).

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Taufik Hidayat Tri Yudono, S.Ked dikonfirmasi pada Sabtu (17/08/2019). Menurut politisi partai berlambang banteng moncong putih itu keberhasilan dewan dimasa kerja 5 tahun kemarin hingga 21 Agustus 2019, sangat banyak sekali. Dan ia menyatakan tidak bisa menyebutkan satu-persatu. Sehingga PR tugas kedewanan sudah selesai semua.

Malah ia menyebut Pemkab yang belum melaksanakan kesepakatan bersama yang sudah menjadi landasan hukum Perda. Yakni pembangunan RS Sidoarjo Barat dengan anggaran senilai Rp 125 miliar sejak disahkan didalam APBD 2019 sama sekali belum digarap. Frontage Road yang ditargetkan selesai 2020, dilihat pada anggaran APBD 2020 sepertinya bakal tidak selesai. Karena minimnya anggaran yang disediakan oleh Pamkab.

Justru dewan kata Taufik panggilan akrab Taufik Hidayat Tri Yudono mengatakan bahwa lembaganya selalu pro aktif untuk mendahulukan kepentingan publik. Legislatif saat ini malah mengkritisi anggaran untuk sewa kantor di Sun City Biz sebesar Rp 2,6 miliar. Sebagai tempat pindah kantor untuk rencana pembangunan gedung terpadu 17 lantai.

Suasana saat rapat paripurna
DPRD Sidoarjo periode 2014-2019

“Bukti dewan serius untuk menuntaskan tugas kedewanan adalah melaksanakan KUPA PPAS 2019. Meski dewan harus mengajukan syarat dan beberapa catatan. Yakni tentang anggaran sewa pindah kantor ke Sun City Biz sebesar Rp 2,6 miliar sebaiknya ditela’ah lagi. Sebab, saat dewan bertanya kepada TAPD Pemkab, mereka tidak bisa menjelaskan secara detail soal pembangunan gedung terpadu 17 lantai dengan KPBU,”jelas Taufik. (dar/adv/humas-dprd-sidoarjo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here