Gara-Gara PUBG, Lima ABG Jember Alami Gangguan Kejiwaan

Ilustrasi anak-anak kecanduan game online PUBG

JEMBER-MN.Net
Lantaran dianggap mengalami perubahan sikap dan perilaku, lima anak dan remaja di Jember harus menjalani perawatan jiwa di RS dr Soebandi. Gangguan kejiwaan itu muncul gara-gara mereka kecanduan game online Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG).
Psikiater RS dr Soebandi, dr Justina Evy mengatakan anak-anak dan remaja tersebut memiliki pribadi yang cenderung kasar dan mudah marah. “Jadi seakan-akan mereka itu ingin menjadi tokoh dalam game, hingga tidak jarang mereka melakukan kekerasan terhadap orang lain, seperti adik, kakak, dan anggota keluarga yang lain,” imbuh Evy sebagaimana dikutip dari news.detik.com, Senin (01/04/2019).
Bahkan ada korban PUBG yang sampai diharuskan menjalani rawat inap karena mengalami gangguan kejiwaan berat. Evy khawatir, jika dibiarkan hal itu akan memberikan dampak semakin buruk pada si pasien. “Bahkan tidak tertutup kemungkinan, penggemar game PUBG ini akan melakukan tindakan kriminal,” tambahnya.
Karena itu ia menyarankan pada orang tua sebaiknya mencegah anak-anaknya agar jangan sampai kecanduan game online. Akan lebih baik lagi jika mereka tidak memberikan HP android pada anak-anak di bawah usia 14 tahun.(lud/dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here