Kasus Dugaan Korupsi Mantan Kades Pandanan,Abd Wahab Mandeg di Kejari Gres

Redaksi 66 Kali Dilihat

Kasus Dugaan Korupsi  Mantan Kades Pandanan,Abd Wahab Mandeg di Kejari Gres

Kasus dugaan korupsi mantan kades pandanan mandeg di Kejari Gresik

Gresik Medianusantara.net,– Terkait Kasus dugaan pemangkasan dan penyelewengan anggaran pembangunan Jalan Poros Desa tahun 2014 dan pembangunan TPT Nilai Rp. 1.5 miliar yang menyeret Abdul Wahab mantan Kepala Desa Pandanan yang sudah dilaporkan oleh salah satu LSM GCW ke Kejaksaan Negeri Gresik pada tanggal 28 Januari 2019 sampai saat ini tidak ada kejelasan atau tidak kunjung ada titik terang alias mandeg (sebagaimana tanda bukti terima dari Kejari Gresik)

Pasalnya, kasus Korupsi yang diduga dilakukan oleh Mantan Kepala Desa Pandanan yang dilaporkan LSM GCW pada tahun 2019, terkait Anggaran Pembangunan jalan poros desa dan Tembok penahan tanah (TPT) yang mencapai miliaran Rupiah dari dana hibah tetapi sampai saat ini tidak ada penanganan atau tindakan lanjutan lebih dalam terhadap kasus tersebut, ada apa dan kenapa dengan Kejari Gresik

Terkesan menggantung Berkas laporan LSM GCW tidak ditindaklanjuti, Kata pegiat Korupsi Gresik, Mamat Genio

Foto: Laporan realisasi APBDes Pandanan 2018

Menanggapi hal itu, Kasi intel Kejaksaan Negeri Gresik, Dimas Atmaja saat dikonfirmasi awak media Harian Memo di ruang kerjanya menjelaskan, bahwa Kejaksaan Negeri akan coba membuka memo kembali terkait pertanyaan Awak media, sebab pihaknya masih baru bertugas di Kejaksaan Negeri Gresik ini.

“Saya akan coba membuka dan mempelajari kembali, sebab saya di sini masih baru” ujar Dimas, Rabu, (20/1/21).

Perlu diketahui, Dimas selaku Kasi Intel Kejari Gresik saat dikonfirmasi juga tampak kebingungan hingga mencoba memanggil salah satu petugas lain untuk mendampinginya dalam menjawab pertanyaan wartawan.

Sengaja berita ini diturunkan agar bisa menjadi pantauan masyarakat terkait kinerja Kejaksaan Negeri Gresik yang diduga lamban dalam menangani laporan kasus-kasus yang sudah masuk. (Red

Tinggalkan Komentar