POLEMIK PEGAWAI DI RSUD Dr.Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto,Masih Berlanjut.

Redaksi 184 Kali Dilihat

POLEMIK PEGAWAI DI RSUD Dr.Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto,Masih Berlanjut.

Polemik di RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo yang masih berlanjut

Mojokerto Medianusantara.net,-  Empat Pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto kena PHP alias pemberi harapan palsu oleh pihak manajemen rumah sakit. Pasalnya hingga kini Empat pegawai   yang di Janjikan akan di pindah bagian lain dari Tahun yang lalu.namun masih tetap dalam status Security padahal Setiap harinya bertugas di Bagian lainnya bukan tugas Security.

Kepala Bagian Umum RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo  Kota Mojokerto,Kojin pekan lalu berjanji akan menyelesaikan masalah ini dengan Koordinasi sama Wadir Umum,Rina Namun nyatanya sampai hari ini Selasa,13 Oktober 2020 tak terealisasi. Empat orang Karyawan dari bagian keamanan (Security) RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo,HD,S,WN dan YD Mereka mengeluh dan meminta rumah sakit memastikan nasib mereka.

Permasalahan ini menurut Ketua LSM GMAS Mojokerto Raya,RUDI WAHYUDIANA yang biasa di panggil Gus-Ir ,menjelaskan" permasalahan ini ada Dua fersi yaitu kesalahan Teknis yaitu diduga management mengeluarkan Anggaran untuk Ketiga orang itu tiap bulan tetapi tidak diberikan haknya karena secara fakta mereka security tetapi Secara Adminitrasi mereka karyawan BLUD yang kemungkinan ada anggaran untuk itu yang Kedua diduga ada yang menghalang-halangi perpindahan mereka mungkin ada unsur lain sebenarnya Sederhana saja hanya ketegasan managemen,karena kebijakan ada di Direktur ,Masak karyawan hanya dijanjikan terus sudah beberapa kali di panggil,tetapi kepastiannya tidak jelas "

"Mereka berempat adalah YD dari Security yang rencana pindah bagian Bank Darah,S dari Security rencana pindah bagian Laundry ,WD dari Seccurit rencana di pindahkan ke Sopir Ambulan, HD dari secutiry rencana pindah bagian Kamar Jenasah mereka sudah lama membantu bahkan sehari-harinya sudah ada yang bekerja di BLUD Kamar Jenasah,Laundry maupun BANK DARAH namun tetap tetap di posisi sebelumnya,sebenarnya mereka sudah pernah di perlihatkan SK penempatan namun sampai detik ini belum ada putusan ,sebenarnya tinggal memutasi dari Bagian Umum ke BLUD malah selalu gagal karena ada desakan pihak yang gak jelas, Padahal seharusnya itu adalah hak preogratif managemen dalam hal ini Direktur RS atau Plt. Direktur RSUD kalau Direkturnya sudah pensiun,ujar Gus-ir

"Bahkan ada yang menfitnah dan mencemarkan nama baik mereka berempat kalau pindah ke BLUD itu pakai uang pelicin,ada dugaan tersebut infonya lewat WA,hal ini kita akan cari kebenarannya,bahkan bisa di laporkan jalur Hukum hal tersebut,saya akan Dampingi mereka berempat akan kita cari oknum yang mempermainkan keempat karyawan tersebut dan akan kita akan bawah ke Jalur Hukum dan juga kita laporkan Walikota Mojokerto jika permasalahan ini berlarut-larut"tambah Gur-Ir Hingga saat ini ketika awak media ingin menemui Direktur RSUD Dr.Wahidin Sudiro Husodo,Trias selalu menghindar.(R)

Tinggalkan Komentar