Tuntutan JPU Meringankan Dua Terdakwa Pencurian Dengan Pertimbangan Dugaan

Redaksi 67 Kali Dilihat

Tuntutan JPU Meringankan  Dua Terdakwa Pencurian Dengan Pertimbangan Dugaan

LSMLIRA Kawal Sidang di PN Pamekasan

Pamekasan Medianusantara.net,- Dua terdakwa pelaku pencurian sepeda motor dan mesin bajak sawah yang dilakukan oleh warga kecamatan waru kabupaten Pamekasan hampir memasuki sidang putusan.

Pelaksanaan sidang pertama yang digelar beberapa hari yang lalu di Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan,

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang tuntutannya sangat meringankan dengan menuntut dua terdakwa dengan tuntutan delapan bulan penjara,senin (06/07/2020).

Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Ibu Susmiyati,SH saat dikonfirmasi oleh LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Pamekasan dalam melakukan pendampingan perkara tersebut menuturkan bahwa salah satu pertimbangan yang meringankan terdakwa adalah adanya surat pernyataan tidak memberatkan dari korban terhadap pelaku.

“Memang dalam tuntutan tersebut sangat ringan karena berdasarkan pertimbangan surat pernyataan damai dari pihak korban,yang telah memberikan surat pernyataan tidak memberatkan,” Kata Susmiati saat dikonfirmasi dikediamannya.

Ditanya terkait dugaan surat peryataan yang diduga Palsu, Susmiati menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui kalau surat tersebut palsu.

“Kalau memang surat pernyataan tersebut palsu, kami akan proses hal tersebut secara hukum, dan biar nanti kami bicara dengan pihak panitera untuk merubah tuntutan,” Imbuhnya.

Ketua Koordinator Infestigasi LSM LIRA Pamekasan H.Erfan Sani menuturkan,setelah kami mengumpulkan data - data,bahwa korban sangat keberatan dengan tuntutan JPU yang meringankan terdakwa.

"Setelah mengumpulkan beberapa data jadi kami menyimpulkan bahwa korban sangat keberatan dengan hasil sidang pertama yang mana JPU meringkan terdakwa dengan tuntutan hukuman maksimal 8 bulan,jadi korban juga menyatakan bahwa dirinya belum pernah memberikan Surat Pernyataan Damai yang disampaikan oleh pihak JPU tersebut,"tutur H.Erfan (sapaan akrabnya).

Lebih lanjut H.erfan menyampaikan," Kami dari LSm Lira akan terus melakukan pengawalan kasus tersebut sampai tuntas,karena menurut kami ini sangat merugikan pihak korban dengan kerugian materi yang cukup besar,dan pihak JPU malah memberikan tuntutan yang sangat meringankan terdakwa,"lanjutnya. H.erfan berharap,

" saya selaku ketua koordinator Infestigasi LSM Lira akan terus mengawal permasalahan ini,kalau memang hasilnya nanti tetap meringankan terdakwa,maka kami akan bawa permasalahan ini ke Kejati Jawa Timur,jadi kami meminta kepada teman - teman media dan yang lainnya untuk bersama - sama mengawal kasus ini sampai tuntas,"harapnya.( mtr, Drs Sukri)

Tinggalkan Komentar